Faktor-Faktor Penyebab Sulit Hamil

Faktor-Faktor Penyebab Sulit Hamil

Kehamilan merupakan salah satu harapan terbesar dalam sebuah hubungan rumah tangga. Hadirnya keturunan dapat membuat rumah tangga lebih indah dan dapat memperpanjang generasi keluarga. Akan tetapi faktanya tidak semua wanita bisa hamil. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut faktor yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai penyebab sulit hamil.

  1. Mengalami menopause terlalu dini

Menopause adalah keadaan dimana seorang wanita tidak lagi mengalami periode menstruasi. Jika sindrom ini terjadi pada usia Anda yang masih muda kurang dari 40 tahun, maka tidak ada lagi sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Maka, sangatlah sulit bahkan tidak akan terjadi kehamilan pada seorang wanita.

  1. Kualitas sperma kurang baik

Kualitas sperma yang tidak subur mempengaruhi suitnya kehamilan. Seorang pria mengeluarkan sperma dengan jumlah setidaknya 39 juta sperma yang disebut dengan ejakulasi normal. Jika jumlah sperma kurang dari 20 juta dengan tingkat kesuburan yang tidak baik, maka kecil kemungkinan sperma dapat membuahi sel telur. Namun, jumlah tersebut bukanlah jumlah dalam hitungan baku, karena banyak pula wanita yang hamil dengan jumlah sperma yang yang kurang dari angka tersebut meskipun kehamilannya membutuhkan waktu yang lama.

  1. Terlalu lama menunda program kehamilan

Faktor yang pertama yang memperngaruhi sulitnya seorang wanita mendapatkan kehamilan adalah terlalu lamanya menunda kehamilan. Tahukan bahwa menunda kehamilan dalam jangka waktu yang lama bukanlah solusi yang tepat ketika Anda ingin mengejar karir atau pendidikan. Memang kedua hal tersebut menjadi kebutuhan kita yang tidak dapat dielakkan pentingnya. Namun, hal tersebut bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan memiliki keturunan.

Usia maksimal seorang wanita untuk hamil adalah sekitar 35 tahun, diatas tersebut seorang wanita beresiko tinggi dan sulit untuk mendapatkan keturunan. Nah, jika Anda ingin memiliki keturunan, jangan menunda kehamilan terlalu lama apalagi mendekati usia 35 tahun. Pada usia tersebut, jumlah produksi sel telur semakin berkurang seiring bertambahnya usia sehingga peluang untuk hamil sangatlah minim. Jika Anda ingin memiliki keturunan, janganlah menunda kehamilan mendekati usia 35 tahun bahkan sampai melebihi batas.

  1. Ovarium jaringan telah parut

Tentunya ovarium yang terganggu akan menyebabkan kerusakan fisik pada ovarium yang mempengauhi ovulasi pada wanita. Kerusakan ini umumnya disebakan oleh pembedahan yang terjadi akibat kista ovararium. Jika seorang wanita telah menjalani operasi kista, maka dimungkinkan akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan kehamilan.

  1. Kegemukan (Obesitas)

Wanita dengan berat badan yang berlebih akan lebih sulit hamil jika dibandingkan dengan wanita dengan berat badan yang normal. banyaknya lemak dan tingkat kadar kolesterol yang tinggi akan mengacaukan keseimbangan hormon yang berdampak pada terganggunya siklus menstruasi. Periode haid tersebut kadang datang lebih terlambat setipa bulannya bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali. Tumpukan lemak tersebut sangat memungkinkan untuk, menghalangi sperma untuk membuahi sel telur. Sementara pada pria, terlalu gemuk dengan tumpukan lemak dimana-mana terutama daerah kemaluan akan mengakibatkan penis tampak lebih pendek sehingga membatasi kontak dalam hubungan seksual. Seperti yang kita ketahui, hormon testosteron berperan aktif dalam perkembangan organ reproduksi yang berpengaruh pada keberlangsungan pembentukan sperma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *