Maman After Persija pensiun dari Piala Presiden: kecewa, tapi …

Gambar terkait

Persia Jakarta mengakhiri ambisinya untuk mempertahankan gelar Piala Kepresidenan pada tahun 2019 setelah Kalteng Putra dikalahkan dalam adu penalti. Pembela harimau Kemayoran, Maman Abdurrahman, kecewa, tetapi dadanya rusak.

Impian Persia untuk menolak juara piala presiden 2019 dibubarkan oleh Anak Kalimantan Tengah. Persija kalah imbang 1-1 setelah bermain imbang 1-1 dengan tujuan kontroversial Kalteng Putra di delapan final Stadion Patriot di Candrabhaga, Bekasi, pada Kamis (28/3/2014) di sore WIB.

Fitra Ridwan dan Bruno Matos belum memenuhi tugas mereka sebagai aktor dalam tos-tosan. Sementara tiga penalti Harimau Kemayoran dicetak oleh Ismed Sifyan, Rohid Chan, dan Ryuji Tomo.

Maman tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah dieliminasinya Persija. Dia juga tidak mau mengeluh karena dia sudah menunggu untuk Piala AFC.

“Kami kecewa, kami punya tujuan di sini, tetapi ada pelajaran bagi program untuk bermain lagi (di Piala AFC),” kata Maman setelah pertandingan.

“Sulit bagi kami, tetapi caranya adalah: kami harus menerimanya, selamat untuk Anak Kalimantan Tengah dan fokus pada AFC,” katanya.

Ya, Ismed Sofyan et al. Mereka harus terbang ke Filipina untuk bertarung melawan Ceres Negros dalam pertandingan Grup G Piala A 2019 di Stadion Taman Panaad di Bacolod. Pertandingan berlangsung pada 3 April.

“Itu pasti sulit (jika Anda lolos ke semi final). Mainkan 2 April, 3 April, main 4 April, pulang, lalu 5 April. Ini sangat sulit. Jika Anda pergi, Anda tidak bisa menyerah. Kami kecewa, tetapi ada hikmah di balik itu, “katanya.

“Tapi aku bersyukur kemarin (liga 1), aku benar-benar ingin menang, tapi …” Maman meninggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *